Sembilan bab · Lima akhir

Ki Hadjar Dewantara

Tulisan membuangmu. Pendidikan membawamu pulang.

1889–1959 · Yogyakarta · Taman Siswa

Mainkan kehidupan ini →

Riwayat yang tercatat

Soewardi Soerjaningrat, kemudian dikenal sebagai Ki Hadjar Dewantara, menentang ketimpangan kolonial melalui tulisan dan pendidikan. Kritiknya pada perayaan kemerdekaan Belanda pada 1913 berujung pengasingan bersama rekan seperjuangan. Setelah pulang, ia mendirikan Taman Siswa pada 3 Juli 1922. Perlawanan terhadap Ordonansi Sekolah Liar 1932 mempertahankan ruang pendidikan mandiri. Ia menjadi menteri pengajaran pertama Republik dan wafat pada 1959.

Sembilan titik perjalanan

  1. 1912 · Pena memasuki pergerakan

    Soewardi terlibat dalam pergerakan bersama Tjipto Mangoenkoesoemo dan Douwes Dekker. Tulisan menjadi salah satu alat untuk menantang tatanan kolonial.

  2. 1913 · Pesta kemerdekaan di tanah jajahan

    Melalui tulisan Als Ik een Nederlander was, Soewardi mengkritik perayaan kemerdekaan Belanda di negeri yang rakyatnya tidak merdeka. Kritik itu memancing tindakan pemerintah kolonial.

  3. 1913 · Pengasingan bukan ruang kosong

    Soewardi, Tjipto dan Douwes Dekker mengalami pengasingan. Soewardi berada di Belanda, jauh dari pembaca dan lingkungan perjuangannya.

  4. 1919 · Pulang dengan pertanyaan baru

    Soewardi kembali dari pengasingan pada 1919. Pengalaman politik dan pendidikan akan bertemu dalam usaha membangun tempat belajar sendiri.

  5. 1922 · Taman Siswa dibuka

    Perguruan Taman Siswa berdiri di Yogyakarta pada 3 Juli 1922. Pendidikan kebangsaan menjadi usaha yang harus dijalankan, bukan sekadar cita-cita.

  6. 1928 · Nama dan jarak

    Ki Hadjar Dewantara dikenal melalui gagasan pendidikan yang mendekatkan pengajar kepada rakyat. Gelar dan kedudukan tidak seharusnya menjadi tembok dalam ruang belajar.

  7. 1932 · Sekolah disebut liar

    Ordonansi Sekolah Liar 1932 mengancam sekolah swasta yang tidak disubsidi pemerintah. Ki Hadjar menentang pembatasan yang mengganggu kemerdekaan pendidikan.

  8. 1945 · Dari perguruan ke republik

    Sesudah kemerdekaan, Ki Hadjar menjadi menteri pengajaran pertama Republik Indonesia. Pengalaman perguruan menghadapi skala persoalan yang jauh lebih besar.

  9. 1959 · Pamong setelah pendiri

    Ki Hadjar Dewantara wafat pada 1959. Taman Siswa dan gagasannya tetap menjadi bagian penting sejarah pendidikan Indonesia.

Akibat pilihanmu

Ikuti arah riwayat, atau bangun lembaga bersama dan dukungan setempat. Pilihan awal mengubah percakapan berikutnya, bekal, hubungan dan kekuatan akhir. Perubahan pada menit terakhir tidak menggantikan persiapan bertahun-tahun.

Mulai kisah →

Kehidupan lain, sudut pandang lain

Sumber dan batas cerita

Tonggak riwayat memakai sumber berikut. Dialog dan hasil pilihan lain merupakan adegan permainan. Sumber diperiksa 27 Oktober 2026.

  1. ikpni.or.id
  2. sma.dikdasmen.go.id
  3. jurnaldikbud.kemendikdasmen.go.id